the federalist papers

if men were angels no government would be necessary. if angels were to govern men, neither external control on government would be necessary

james madison

Advertisements

semuanya, bukan kebetulan.

i do not believe in coincidence. i used to call it, a fate.

ya, saya gak pernah percaya sama yang namanya kebetulan. kebetulan kita ketemu, kebetulan rumah kita deketan, kebetulan kantor kamu deket kantor saya, kebetulan, kebetulan, dan kebetulan yang lainnya.

saya percaya semua sudah ada garisnya. semua sudah aja jalannya. dan semua memang harus dilewati. yang namanya kebaikan, keburukan, pertemuan, perpisahan, pertengkaran, itu semua cerita. proses. buat saya, proses untuk mengenal diri saya sendiri jauh lebih baik.

seperti saya menganggap semua orang itu spesial dengan ceritanya masing – masing. saya juga yakin, mereka hadir dalam hidup saya membawa tujuan masing – masing. baik, buruk, lagi – lagi semuanya pelajaran untuk saya.

kalau kamu, cerita apa yang membawa kamu ke kehidupan saya?

🙂

20130916-091219.jpg

when you notice you’ve found your reflection

mirrors.

when you feel you find your own self-reflection. feels, terrible.
makes you realize that all this time you’re not as good, and not as perfect as you think.

that you’re actually a little annoying, unpredictable, wishy – washy. and everything that makes you realize that this turns out for you so.

yes, now I feel like finding my reflection.

seems like seeing myself.

so similar. until I felt I was dealing with my own self.

then you think, what is it for? why the universe put you together.

question.

enigma.

mind-breaker.

 

question. questions and more questions that often arise.

and continues to grow.

met my shadow, bring me billions of question that i dont even wanna know the answer.

 

What Your Font Choice Is Saying About You

typografi! *love*

make a powerful point

Blog post FONT CHOICE-01-01

Type is everywhere, including right in front of you. We see it all the time, and you may think you don’t pay attention to it. All words look the same right? Wrong. The fonts we see, in signage, presentations, packaging, texts, influence us in subtle ways.

Take Elon Musk‘s ‘fifth mode’ of transportation, the Hyperloop, an alternative to boats, planes, automobiles and trains. According to Musk (founder of Paypal and Tesla, the electric car company), you would be able to travel from downtown Los Angeles to downtown San Francisco in under 30 minutes, or 343 miles at more than 685 mph by Hyperloop. That’s more than twice as fast as the world’s fastest train.

To date Musk has only talked about the idea. But it’s been graphically immortalized by ‘Tinker’ John Gardi. Unfortunately he used Comic Sans.

779561795-#HyperLoop Rendered by 'Tinker' John Gardi

It’s very informative. Indeed Musk has confirmed it as a close representation of his original idea…

View original post 312 more words

there’s a parallel universe, it’s called reality.

selamat datang, jumat main ;)

hell-o jumat main!

hari yang selalu ditunggu – tunggu. selalu excited setiap kali mendekati hari jumat. jadi gak sabar menunggu hari senin, karena akan berujung pada jumat. jumat main.

518102591267

jumat main ituuu… waktunya kita istirahat, senang – senang, dan ngumpul. setelah nyobain yang namanya office hour, 7.30-4! jumat itu seperti harta karun. aah… you guys 9-5 people. i feel you. 😀

518102568049

kenapa juga disebut jumat main, itu sebutan kita buat hari mainnya teteh Nina. dulu itu, hari untuk mainnya teteh itu cuma hari jumat. setiap jumat kita semua sediain waktu buat teteh. kemana aja teteh mau main. berlanjutlah sampai sekarang kami menyebut jumat main.

ini namanya teteh Nina 😀 (foto-nya dia request dong!)

4143

mulai seperti kebiasaan, rutinitas, bertemu untuk makan malam sepulang kerja lalu dilanjutkan quality time di tempat lainnya (gak usah disebut kali ya😝).

518114989241

menunggu jumat main rasanya kayak menunggu pay day. cuma setiap minggu (coba pay day juga tiap minggu).

518115041719

d’boyz kesayangan airo!

excited, deg-degan, penasaran, menunggu apa yang bakalan ada di jumat main dan bisa menjadi cerita seminggu kedepan. sambil menunggu cerita lainnya di jumat main berikutnya. 😁

well then, i’ll see you at 4.30 jumat main!

20130823-065923.jpg

aira dan selamat pagi

selamat pagiiiiii 🙂

aira dan selamat pagi itu… temenan. gak end. sobat. karib.

berpendapat kalau ucapan selamat pagi ditambah sedikit senyum, bisa membuat hari saya jadi baik. seharian.

setiap bangun tidur, mau jam berapa juga. i told to myself, selamat pagi 🙂 voila, it gives me some good vibe. (baca : kecuali pms, gak ngaruh ucapan selamat pagi + senyum + kopi juga).

waktu saya tinggal di bali tinggal bareng sama bule. mereka biasa mengucapkan selamat pagi setiap bertemu muka begitu bangun tidur. dari situ saya belajar. bahwa sesederhana ucapan selamat pagi itu bisa membawa efek yang luar biasa.

jadiiiii… biasakan mengucapkan selamat pagi dan sedikit senyuman. sedikit senyum dari kamu, bisa membawa kebaikan untuk orang sekitar kalian.

selamat pagiiiiiii 🙂 kamu kamu kamu!

20130822-070223.jpg

DeltaYankeeLimaIndia

dyli.

DeltaYankeeLimaIndia. dyldo. lily. kady. lil. diyi. kaka. apapun sebutan namanya. dia termasuk orang spesial. khusus. ajaib. dan dahsyat (walaupun sekarang dia mau merubah image menjadi gemilang).

sekitar tiga tahun yang lalu kenal sama dyli. dikenalin sama toets. di rolling stone. lagi ada rif/ sama risa saraswati. if im not mistaken. cewe hitam manis dengan dagu panjangnya (sekarang udah gak terlalu panjang. soalnya pake orto jadi agak kotak). walaupun malam itu kita gak banyak ngobrol. entah kenapa, kita jadi deket banget. kayaknya selain rumah yang deketan. pake banget. kitapun cocok satu sama lain.

aduh, di otak sekarang lagi banyak banget cerita bareng dyli yang berlomba – lomba mau keluar. banyak. banget.

orang ini selalu ada buat gue. dibalik kecuekannya, dibalik ke-kepoan scorpio-nya. dia selalu pengen tau. tapi dia bukan pemaksa. dengan melihat tampangnya, saya bisa tahu suasana hatinya. orang yang sangat ekspresif. selalu mengungkapkan apa yang ada dikepalanya. dan protes kalau tidak setuju dengan sesuatu. dia itu, what you see is what you get. *kayakprogramkomputerjamandahuluya

tapi memang begitulah dyli, kalian gak akan mendapatkan kurang dari yang kalian lihat. karena dyli ya dyli.

saking seringnya kita pergi berdua, sampai keponakannya yg berumur dua tahun beranggapan, kalau ada aira ya ada dyli. kalo ada dyli ya, belom tentu ada aira. apalagi di acara keluarga. eh tapi… saya kan selalu nongol di acara keluarganya. maaf yaa kaka semacam nebeng terus 😝

gitu. ya itu. segitu deketnya. semua hal saya tahu. semua hal dia tau. karena kita memang berbagi. apapun. tapi untungnya sih gak berbagi jodoh. *manajodohmanajodoh *belomada

dyli manusia paling gampang kena distract. dan manusia yang gak pernah lepas dari gadget-nya. sering yaa, sering nih. lagi serius cerita, ternyata dia gak pay attention. dia malah lagi ketawa – ketawa liatin iphonenya! dyli!

kenal sama dyli itu, menambah keluarga baru. dia bisa bikin saya merasa nyaman. diterima. gak dibedakan. saya menyebutnya manusiawi. tidak berlebih. cukup. pas. karena dia memang bukan malaikat (tapi dia menganggap diri dia princess waktu kecil).

ahh..saya malah senyum – senyum sendiri ngebayangin dyli dan cerita tentang dia. *bukannyanulisra

dia ini manusia pagi yang bukan manusia pagi. hahahaahdhdjwiadjaoadiwijajwjwhdhsaj(baca : ngakak parah). yes! dia selalu bangun pagi tapi siap siang! there she go. dyli.

dyli itu…lovable. gampang banget buat sayang sama dia. coba deh! eh jangan deh, saya posesif sama sahabat. gak mau berbagi. 😁

selain kita menghabiskan waktu main bareng – bareng yang banyak. sekarang kita pun kerja sama – sama. pernah ngebayangin hidup kalian sesempurna kehidupan saya? punya teman senang – senang, teman saat susah dan teman saat bekerja. we share everything.

dyli penggemar kopi. begitupun saya. we love caramel macchiato so badly. racikan kesukaan dia dengan sedikit cinnamon powder dan brown sugar. sedangkan saya more cinnamon powder dan gula putih. dyli itu left handed. so am i! kami berdua suka banget sama yang namanya traveling. dyli si ransel. aira si traveling bag (bukan koper juga, tapi gak se-though dyli).

bener – bener gak tau mau ngomong apa lagi. banyak banget cerita, pengalaman sama dyli. terlalu banyak dan masih akan ada banyaaaakkkkkk lagi.

terima kasih sudah mau menerima flaws saya. terima kasih sudah mau jadi sahabat terdekat saya. terima kasih sudah mau menganggap saya sebagai keluarga. terima kasih terima kasih dan terima kasih untuk lain – lainnya.

well, dyli. i’ll see you tomorrow? 😉

20130821-211220.jpg

20130821-211431.jpg

20130821-211512.jpg

i used to called her, dek jia

Anak kecil yang jauh banget dari umur sebenarnya. Saya kenal sama Zya mungkin sekitar tahun 2008 akhir. Pertama kali ketemu di kosannya waktu saya janjian sama Ditha. Kesan pertama tentang Zya, jutek.

Awalnya saya kira ini orang gak bisa senyum apa ya. Kalo ngeliatin orang kayak orang underestimate gitu. Dari ujung kepala sampai ujung kaki! Akhirnya kita berakhir di Score! Main bilyar sama – sama. Disitu setelah ngobrol – ngobrol baru ketahuan kalo Zya ini lagi patah hati. Makanya jutek banget, karena suasana hatinya lagi kacau kayaknya ya.

Disitu pula saya tahu kalo waktu itu Zya umurnya baru 17 tahun! Jujur, perkiraan umurnya pertama kali tuh sekitar 26 kali yaaa…. Bener – bener tua penampilan anak ini. Hahahaahahaha… beneran zy..syok waktu dikasih lihat ktp. 😀

Image

Ngobrol punya ngobrol nyambung lah cerita kita. Mantan Zya itu orang yang saya kenal juga ternyata. Karena itulah kita jadi deket.

Sampe akhirnya deket beneran dan sering jalan bareng. Dulu Zya ini gak pernah keluar dari kamarnya tanpa polesan make-up. Sedekat apapun dan sesantai apapun tempat tersebut, dia harus, wajib, gak bisa gak pake make-up. Full. Lengkap.

Jadilah si-tomboy (gak deng, udah lumayan feminine waktu itu) dan si cewek centil sering jalan bareng. Waktu itu Ditha lagi sibuk – sibuknya sama kerjaannya, makanya dia jarang gabung (biasanya kemana – mana kita pergi bertiga).

Segitu anehnya orang ngeliat kita jalan berdua, seaneh itu pula kita berdua bisa nyambung! Jujur aja dengan perbedaan umur yang bisa dibilang cukup jauh. Kita berdua bisa ngomongin apa aja. Gak ada pembicaraan terputus atau habis bahan pembicaraan. Ngalir begitu aja.

Sifat yang paling saya gak suka waktu itu Zya super duper teramat boros. Tapi dia pinter, kalo pergi sama saya dia gak pernah belanja. Giliran ketemu udah baruuu aja barang – barangnya. Setiap omelan Cuma dijawab cengiran sama dia.

Image

Setahun, dua tahun, tiga tahun, empat tahun, sampai sekarang jalan lima tahun kita barengan.

Cerita yang gak pernah ada abisnya. Kelakuan yang gak pernah sama setiap kalinya.

Ketawa, bercanda, sedih, senang, ngambek, marah – marahan, nangis – nangisan. Semua udah kita laluin bareng – bareng.

Cerita hidup yang udah kayak taman bermain, semua ada disitu. Sampai perjalanan cinta-nya dia yang gak pernah ada abisnya.

Saya selalu kangen waktu nginep sama dia. Kerjaan kita itu Cuma kepo-in instgram. Entah instagram siapa aja yang kebetulan kita lihat. Nyari – nyari #hashtag aneh yang gak jelas mau diapain juga. We just love spend time laughing together!

Apalagi kalo dia udah ngomong pake logat aceh-nya. Lengkap sudahlah.

Si Barbie ini (baca : Zya) seneng banget ngenalin saya dengan kebiasaan orang medan. Lebih tepatnya sih bahasa – bahasa medan. Bahasa gaul-nya kalo kata dia. Macam, ade CK saja lah. Cari kawan- katanya. Maksudnya cari orang lain aja buat nemenin dia karena saya gak bisa nemenin dia misalnya.

Selain itu, akhir – akhir ini dia seneng banget ngomong, ‘Zya iniiiiiii….bukan asbak retro.’ Apalah itu. Suka – suka dia ngomong. Gak tau ya, setiap ketemu anak ini. Ada aja hal baru yang mengagetkan.

Zya yang 5 tahun lalu saya kenal, sudah banyak berubah. Menjadi Zya yang lebih baik lagi dari 5 tahun yang lalu.

Zya yang baru yang membanggakan untuk orang tua-nya. Zya yang punya tanggung jawab. Zya yang sudah mulai menjadi penyabar. Zya yang gak pernah marah – marah lagi kalau nyetir.

Zya yang bakalan selalu Aira sayang.Image