semuanya, bukan kebetulan.

i do not believe in coincidence. i used to call it, a fate.

ya, saya gak pernah percaya sama yang namanya kebetulan. kebetulan kita ketemu, kebetulan rumah kita deketan, kebetulan kantor kamu deket kantor saya, kebetulan, kebetulan, dan kebetulan yang lainnya.

saya percaya semua sudah ada garisnya. semua sudah aja jalannya. dan semua memang harus dilewati. yang namanya kebaikan, keburukan, pertemuan, perpisahan, pertengkaran, itu semua cerita. proses. buat saya, proses untuk mengenal diri saya sendiri jauh lebih baik.

seperti saya menganggap semua orang itu spesial dengan ceritanya masing – masing. saya juga yakin, mereka hadir dalam hidup saya membawa tujuan masing – masing. baik, buruk, lagi – lagi semuanya pelajaran untuk saya.

kalau kamu, cerita apa yang membawa kamu ke kehidupan saya?

🙂

20130916-091219.jpg

Advertisements