i’m in love. with smile.

smile

when you look at me and smile its like for a split second everything stops and your smile pierces through all of the bad in my life and all is well again.

the girl

for the girl who have tendency to stay up all night listening to music that reminds them of their current situation. 

who hide their fears, hurt, pain and tears under their smiles and laughs all on a daily basis.

the girl who wear their hearts on their sleeve. 

the girl who pray things will workout just once and they’ll be satisfied.

the girls who scream and cry into their pillows because the rest of the world fails to listen.

the girl who have it hard but don’t let anyone know that.

the girl who may never have it easy.

the girl who have so many secrets but will never tell a soul.

the girl who have regrets and mistakes as a daily moral.

the girl who dont always win, who may never win.

the girl who stay up all night thinking about that one boy wondering if he’ll ever notice her.

the girl who get what they get and dont throw a fit.

the girl who take life as it comes, hoping it’ll get easier somewhere down the road.

the girl who love with all their hearts but always get broken.

this is for the real girl.

semesta dan tandanya

semesta…

itu kata yang paling sering saya sebut. saya percaya sekali kalau semesta itu mendengar kita. merasakan apa yang kita rasakan dan semesta menjawab.

ya.

semesta memang menjawab. melalui tanda – tanda yang dia kirimkan. sekecil apapun tanda itu.

mungkin saya dibilang gila karena merasa semesta memberi tanda. well, dont give a shit. i dont even care. saya memang percaya dengan tanda – tanda itu.

terkadang dia memberikan warning, terkadang dia mengamini tindakan yang saya kerjakan.

ada kalanya, disaat semesta itu ingin bercanda. dengan memberikan tanda – tanda yang salah. oh, semesta senang sekali mempermainkan saya dengan tanda yang salah tersebut. membuat saya terjebak dalam permainannya. membuat saya menyesalkan apa yang sudah saya lakukan ataupun tidak lakukan.

tanda dari semesta itu bagai tangan tuhan yang langsung menepuk bahu saya. memberikan saya pelajaran, mengingatkan ketika saya berbuat salah. mengacungkan jempol ketika saya melakukan sesuatu yang berguna. serta mengusap peluh ketika saya kelelahan.

semesta, semesta, semesta.

jangan pernah berhenti mengirimkan tanda – tandamu.

20130820-190836.jpg